15 Jenis Keramik Lantai yang Cocok untuk Bangunan, Catat!

Keramika Indonesia
Posted 7 hours ago8 mins read
Sedang mencari jenis-jenis keramik yang estetik untuk hunian atau bangunan komersial? Yuk, telusuri beragam jenis keramik lantai di artikel ini.
15 Jenis Keramik Lantai yang Cocok untuk Bangunan, Catat!

Memilih keramik adalah salah satu aktivitas yang sering kali dianggap sepele, padahal justru sangat penting karena berpengaruh langsung terhadap tampilan dan kenyamanan sebuah ruangan. 

Salah pilih sedikit saja, hasilnya bisa kurang maksimal, baik dari segi estetika maupun daya tahan. Pasalnya, meski terlihat mirip, setiap jenis-jenis keramik memiliki karakter dan keunggulan yang berbeda, lho. 

Ada yang cocok untuk area outdoor karena tahan cuaca dan ada yang lebih mewah dijadikan interior rumah. Yuk, kenali berbagai jenis keramik di artikel ini agar Anda bisa menyesuaikan konsep desain dan tak salah pilih.

Jenis-Jenis Keramik

Jika Anda hanya mengetahui jenis keramik granik dan marmer, sebenarnya masih ada banyak jenis-jenis keramik lainnya di luar sana. Berikut adalah berbagai jenis keramik yang cocok untuk hunian atau bangunan komersial Anda:

1. Keramik Pavers

image

Keramik pavers umumnya digunakan untuk area luar ruangan karena memiliki daya tahan tinggi terhadap tekanan dan perubahan cuaca. Teksturnya cenderung lebih kasar dibandingkan keramik biasa, sehingga tidak licin saat terkena air atau hujan.

Jenis keramik ini sangat cocok diaplikasikan pada halaman rumah, taman, atau area carport. Selain kuat, pavers juga memiliki kemampuan menyerap beban dengan baik, sehingga tidak mudah retak meski dilalui kendaraan.

2. Keramik Porselen

Keramik porselen dikenal sebagai salah satu jenis keramik dengan kualitas premium. Proses pembuatannya menggunakan suhu pembakaran yang sangat tinggi, sehingga menghasilkan material yang lebih padat, kuat, dan minim pori.

Keunggulan utama keramik porselen adalah ketahanannya terhadap air, noda, dan goresan. Hal ini membuatnya sangat cocok digunakan di area dengan aktivitas tinggi seperti ruang tamu, dapur, hingga lantai kamar mandi.

3. Keramik Terrazzo

image

Keramik teraso merupakan jenis keramik yang terbuat dari campuran serpihan batu alam, seperti marmer atau granit, yang dipadukan dengan semen atau resin, lalu dipoles hingga halus. Hasil akhirnya memberikan tampilan unik dengan motif acak yang artistik.

Teraso banyak dipilih karena memberikan kesan estetik yang berbeda dan cenderung timeless. Biasanya, jenis keramik satu ini digunakan pada area indoor seperti ruang tamu, kafe, atau bangunan komersial dengan vibe klasik modern atau industrial.

4. Keramik Marmer

Keramik marmer adalah salah satu jenis keramik yang banyak diminati karena tampilannya yang estetik dan elegan dengan pola urat (vein) yang khas.

Marmer sering digunakan untuk memperkuat kesan mewah pada interior, seperti di ruang tamu, kamar mandi, atau area komersial premium. 

Namun, dibandingkan jenis keramik lainnya, marmer cenderung lebih sensitif terhadap noda dan goresan karena memiliki pori yang lebih besar. 

5. Keramik Granit

image

Keramik granit adalah salah satu dari banyaknya jenis-jenis keramik dengan struktur yang padat dan kuat, sehingga lebih tahan terhadap tekanan, goresan, dan perubahan suhu.

Permukaannya yang mengilap memberikan kesan mewah dan elegan, menjadikannya favorit untuk area seperti ruang tamu, lobby, atau ruang komersial. 

Selain itu, granit juga relatif mudah dibersihkan dan memiliki daya tahan tinggi terhadap kelembapan. Namun, karena permukaannya halus, perlu diperhatikan penggunaannya di area basah agar tidak licin.

Baca juga: Kenali Jenis-jenis Keramik Rumah yang Sering Digunakan

6. Keramik Batu Alam

Keramik batu alam sebenarnya merujuk pada material yang meniru atau berasal dari potongan batu alami. Dari segi tampilan, keramik jenis ini memang tidak terlihat seragam, tapi justru itulah daya tariknya yang memberi kesan natural.

Umumnya, jenis-jenis keramik batu alam kuat dan tahan terhadap perubahan suhu, sehingga cocok digunakan baik di area indoor maupun outdoor, seperti dinding aksen, taman, hingga area kolam renang. 

Namun, karena beberapa jenis batu alam memiliki pori yang cukup besar, material ini cenderung lebih mudah menyerap air dan noda, sehingga penggunaan coating dan sealing sangat dianjurkan. 

7. Keramik Limestone

image

Keramik limestone adalah jenis keramik dari batu kapur alami yang memiliki karakter lembut, baik dari segi warna maupun tekstur. 

Jenis-jenis keramik ini umumnya hadir dalam warna netral seperti krem, putih gading, atau abu terang, yang membuatnya cocok untuk menciptakan suasana ruangan yang hangat dan tenang.

Untuk Anda yang tertarik pada desain interior bergaya minimalis, scandinavian, atau mediteranian, penggunaan keramik ini sangat dianjurkan. 

Namun, perlu diingat bahwa meski cukup kuat untuk penggunaan interior, limestone tidak sepadat granit, sehingga lebih rentan terhadap goresan dan kelembapan.

8. Keramik Kuadrat

Sama seperti namanya, keramik kuadrat adalah bentuk keramik paling umum yang memiliki sisi sama panjang, misalnya 30x30 cm, 40x40 cm, hingga 60x60 cm. 

Jenis keramik seperti ini terkenal mudah dipasang dan mampu menciptakan berbagai pola, seperti grid, diagonal, hingga kombinasi motif tertentu. Dengan teknik pemasangan yang tepat, keramik kuadrat bahkan bisa memberikan ilusi ruangan yang lebih luas dan rapi.

9. Keramik Mozaik 

image

Keramik mozaik adalah keramik yang terdiri dari potongan kecil kemudian dirangkai dalam satu lembar untuk memudahkan instalasi. Ukurannya yang kecil memungkinkan terbentuknya pola yang lebih kompleks dan detail dibandingkan keramik biasa.

Jenis ini sering digunakan sebagai elemen dekoratif, seperti backsplash dapur, dinding kamar mandi, hingga kolam renang. Jenis keramik mozaik biasanya dipasang di area basah, karena banyaknya nat membuat permukaannya lebih kesat sehingga rentan licin.

10. Keramik Refractory

Keramik refractory merupakan jenis keramik khusus yang dirancang untuk tahan terhadap suhu ekstrem. Material ini biasanya dibuat dari mineral seperti alumina dan silika yang mampu menahan panas hingga lebih dari 1.000°C tanpa mengalami deformasi.

Karena karakteristik tersebut, penggunaannya lebih banyak ditemukan di sektor industri, seperti pelapis tungku, kiln, atau furnace. Dalam skala rumah tangga, keramik ini bisa digunakan pada oven, perapian, atau area dapur dengan suhu tinggi.

Baca juga: 7 Tips Memilih Keramik Lantai Dapur saat Renovasi, agar Tak Licin dan Awet!

11. Keramik Semen

image

Keramik semen, atau cement tile, dibuat dari campuran semen, pasir, dan pigmen warna yang dipres tanpa melalui proses pembakaran. Hal ini membuat tampilannya lebih matte dengan warna yang terlihat solid dan khas.

Salah satu daya tarik utamanya adalah motif yang sangat variatif dan artistik, sering digunakan untuk menciptakan focal point pada ruangan, baik di lantai maupun dinding. 

Namun, karena tidak melalui proses pembakaran, porositasnya relatif tinggi. Artinya, material ini lebih mudah menyerap air dan noda. 

12. Keramik Homogeneous Tile

Keramik homogeneous tile (sering disebut juga full body tile) adalah jenis keramik yang memiliki komposisi material yang seragam dari permukaan hingga bagian dalamnya. 

Artinya, warna dan motifnya tidak hanya ada di lapisan atas, tetapi menyeluruh di seluruh badan keramik. Adapun proses pembuatannya mirip dengan porselen, yaitu melalui pembakaran suhu tinggi dengan tekanan besar, sehingga materialnya padat, kuat, dan porositasnya rendah.

Jenis-jenis keramik ini banyak digunakan di area dengan human traffic tinggi seperti mall, bandara, perkantoran, hingga ruang publik lainnya. 

13. Keramik Andesit

image

Keramik andesit adalah jenis keramik yang materialnya terinspirasi dari batu andesit alami, yaitu batu vulkanik yang terkenal kuat dan tahan terhadap cuaca ekstrem. Salah satu ciri khas dari keramik ini adalah berwarna abu-abu gelap hingga hitam dengan tekstur kasar.

Karena ketahanannya yang tinggi terhadap air, panas, dan tekanan, keramik andesit sangat cocok digunakan di area outdoor seperti taman, dinding eksterior, jalan setapak, hingga kolam renang. 

14. Keramik Travertine

Keramik travertine adalah jenis keramik yang terinspirasi dari batu alam travertine, salah satu jenis batu kapur dengan pola berpori dan tampilan yang khas. Warna yang dihasilkan umumnya berada di spektrum netral seperti krem, beige, hingga cokelat muda.

Dari segi tampilan, jenis keramik ini tampak hangat dan elegan, sehingga banyak digunakan untuk menciptakan nuansa klasik maupun style Mediterania

Namun, seperti batu kapur pada umumnya, travertine memiliki pori-pori yang cukup besar, sehingga lebih rentan terhadap noda dan kelembapan. 

15. Keramik Tanah Liat

image

Keramik tanah liat merupakan salah satu jenis keramik tradisional yang dibuat dari bahan dasar tanah liat alami yang dibentuk lalu dibakar pada suhu tertentu. Salah satu contoh yang paling dikenal adalah terracotta.

Keramik jenis ini biasanya berwarna hangat kemerahan atau cokelat, dengan tampilan yang natural dan sedikit rustic. Biasanya, jenis ini cocok untuk area dengan konsep klasik pada teras, dapur tradisional, hingga kafe dengan tema vintage

Mau Bebas Memilih Berbagai Jenis Keramik? Kunjungi Keramika Indonesia!

Setelah mengenal jenis-jenis keramik di atas, ini saatnya Anda menentukan pilihan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan konsep desain. 

Jika bingung di mana tempat yang pas untuk menemukan berbagai jenis keramik, yuk kunjungi pameran Keramika Indonesia yang akan digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2.

Keramika adalah pameran industri keramik terdepan di ASEAN di mana Anda bisa merasakan tekstur keramik dan melihat motifnya langsung di bawah cahaya asli. Selain itu, membeli keramik di Keramika juga lebih hemat anggaran, karena Anda bisa menanyakan harga langsung ke supplier. 

Yuk, daftar gratis untuk melihat ratusan koleksi keramik dan granit dari berbagai industri tanah air, seperti Milan, Roman, Alila (superior porcelain), Concord, dan banyak lagi. Bahkan, Anda juga bisa menjumpai berbagai mesin-mesin internasional dan raw material di industri keramik. Lengkap sekali, bukan?

Jadi, tunggu apa lagi? Segera hubungi kami untuk mendapatkan informasi selengkapnya tentang pameran ini, ya! Untuk mendapatkan informasi terbaru seputar pameran ini, pantau juga akun Instagram kami di @keramikaid. Kami tunggu kehadiran Anda di Keramika Indonesia!
Baca juga: Segera Digelar! Jadwal Pameran Keramika Indonesia 2026

Share this post