jenis keramik

7 Tips Pilih Keramik Lantai Kamar Mandi yang Mudah

Keramika Indonesia
Posted 9 days ago8 mins read
Keramik lantai berpengaruh terhadap kenyamanan dan keamanan kamar mandi. Cek di sini tips memilih keramik lantai kamar mandi yang tepat.
7 Tips Pilih Keramik Lantai Kamar Mandi yang Mudah

7 Tips Pilih Keramik Lantai Kamar Mandi yang Mudah

Masih banyak yang asal pasang saja, padahal pemilihan keramik lantai kamar mandi lebih dari sebatas soal estetika. Namun juga berpengaruh pada fungsionalitas kamar mandi.

Bukan itu saja, jenis keramik juga menentukan perawatan jangka panjang. Penggunaan keramik yang tidak tepat bisa berujung pada berbagai masalah, mulai dari gaya yang tidak sesuai hingga perawatan yang rumit.

Nah, biar tidak salah pasang keramik, mari simak dulu tips memilih keramik terbaik untuk kamar mandi.

Tips Pilih Keramik Lantai Kamar Mandi 

Untuk memilih keramik yang tepat untuk kamar mandi, berikut beberapa faktor yang perlu Anda perhatikan:

1. Lokasi Pemasangan Keramik

Langkah pertama dalam memilih keramik untuk kamar mandi yaitu mempertimbangkan lokasi pemasangannya. Pasalnya, lokasi pemasangan akan menentukan fungsi dan kebutuhan keramik.

Keramik lantai berfungsi untuk menutupi lantai sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengguna ruangan. 

Maka dari itu, keramik lantai harus memiliki ketahanan yang baik untuk menopang beban.

Kemudian mengingat lantai kamar mandi sering basah, sebaiknya memilih keramik lantai kamar mandi anti slip. Tujuannya yaitu untuk menjaga keamanan pengguna kamar mandi. 

Fitur anti slip terutama krusial untuk keramik lantai area basah kamar mandi, seperti sekitar shower dan bathtub.

2. Pilih Pola Sesuai Layout Ruangan

Pada umumnya, bentuk keramik lantai kamar mandi akan menentukan polanya. Namun, jika ingin membuat ruangan lebih estetik, ada baiknya untuk menimbang dulu layout ruangan yang Anda inginkan. 

Misalnya, penggunaan keramik beraksen unik untuk lantai area shower, seperti keramik mozaik pola herringbone (tulang ikan). Setelah itu, lanjutkan dengan memilih keramik yang serasi untuk area lain. 

Pemasangan keramik aksen atau bentuk unik dapat memberikan focal point yang mana menjadi nilai tambah untuk estetika ruangan. 

Apalagi sekarang ada banyak variasi bentuk keramik yang bisa Anda pilih sesuai layout dan gaya yang diinginkan. 

Beberapa contohnya yaitu keramik lantai kamar mandi aesthetic dengan pola berlian, persegi panjang tumpuk, segi enam, dan mozaik.

3. Menentukan Ukuran Keramik

Ukuran keramik lantai kamar mandi juga perlu pertimbangan tersendiri selama perencanaan. 

Pemilihan ukuran keramik bukan hanya harus menyesuaikan ukuran kamar mandi. Namun, sebaiknya juga mempertimbangkan pemasangan, perawatan, dan kesan yang dihasilkan.

Untuk kamar mandi berukuran kecil, penggunaan keramik yang terlalu besar akan mempersulit pemasangan. Maka keramik ukuran kecil lebih cocok untuk area terbatas.

Keramik yang berukuran kecil juga dapat menciptakan kesan ruangan lebih luas. Dari segi perawatan, keramik lantai kamar mandi ukuran kecil lebih sulit dibersihkan karena memerlukan lebih banyak nat.

Jika ruang kamar mandi cukup luas, Anda bisa pertimbangkan memilih keramik berukuran lebih besar. 

Tujuannya yaitu untuk mempermudah perawatan jangka panjang. Keramik besar juga dapat menghadirkan kesan lebih mewah dan elegan.

Baca juga: 8 Cara Mengatur Interior di Ruangan Sempit agar Luas dan Lega

4. Kualitas dan Jenis Material Keramik 

Kualitas dan jenis material termasuk faktor yang wajib Anda perhatikan untuk memilih keramik lantai kamar mandi bagus. 

Pasalnya, material berpengaruh besar terhadap ketahanan, perawatan, dan tampilan keramik.

Kamar mandi merupakan ruangan yang identik dengan kelembaban tinggi dan risiko benturan. Sehingga penting untuk memilih material yang kuat dan tahan lama.

Adapun ciri keramik berkualitas yaitu memiliki kerapatan yang baik dan mudah menempel saat pemasangan. Tips mudah untuk mendapatkan keramik berkualitas yaitu dengan memilih brand ternama.

Selain keramik biasa, Anda juga bisa mempertimbangkan menggunakan jenis material lain seperti:

  • Porselen: memiliki ketahanan tinggi terhadap kelembaban dan tahan lama, tampilan menyerupai batu atau kayu alami, memberikan kesan rapi dan modern.

  • Batu alam: batu asli yang dibentuk persegi layaknya keramik, menawarkan tampilan unik dan mewah dengan tekstur alami.

5. Pertimbangkan Faktor Perawatan

keramik-lantai-kamar-mandi (2)

Perawatan juga wajib Anda perhatikan saat memilih keramik lantai kamar mandi. Hal ini karena perawatan berkaitan erat dengan kenyamanan dan keamanan lantai. 

Lantai pada kamar mandi akan terus menerus lembab atau basah. Sehingga perlu kerap dibersihkan agar tidak menjadi tempat tumbuh jamur. Perawatan juga penting untuk mencegah permukaan lantai menjadi licin.

Untuk kemudahan perawatan, perhatikan tipe finishing keramik. Keramik dengan finishing glossy lebih mudah untuk dibersihkan, tapi kurang ideal untuk kamar mandi sebab mudah licin.

Supaya keamanan terjamin, sebaiknya memilih keramik lantai kamar mandi anti licin. Sebagai contoh keramik dengan finishing doff atau matte.

6. Memilih Motif dan Warna Keramik

Untuk mewujudkan kamar mandi dengan suasana sesuai yang Anda inginkan, pemilihan motif dan warna perlu pertimbangan matang. 

Dengan desain keramik yang tepat, kamar mandi bisa menjadi ruang yang lebih nyaman.

Ada beragam pilihan motif keramik lantai kamar mandi yang bisa menambahkan sentuhan artistik ke ruangan. Beberapa contohnya meliputi motif abstrak, motif batu, geometris, dan bunga.

Selanjutnya, tentukan warna yang sesuai dengan tema desain ruangan kamar mandi Anda. Kamar mandi umumnya menggunakan tiga skema warna berikut:

  • Cerah: Keramik lantai kamar mandi warna cerah memberikan kesan lebih luas dan energetik. Penggunaan warna cerah seperti pink, kuning, merah, juga bisa menjadi statement kepribadian pemilik hunian.

  • Netral: warna alami dan earth tone seperti cream, hijau sage, dan coklat pasir, bisa memberikan kesan menenangkan. Skema warna netral juga cocok untuk berpadu dengan material alami, seperti kayu batu alam.

  • Klasik: skema warna ini biasanya hanya terdiri dari hitam dan putih, bisa juga dengan satu warna lain. Skema klasik menciptakan kesan ruangan yang elegan, mewah, dan timeless.

7. Pilih Nat yang Tepat

Pemasangan keramik lantai kamar mandi tidak terlepas dari penggunaan nat. Supaya sesuai dengan tema desain ruangan, pastikan memilih nat dengan warna yang senada dengan warna keramik.

Anda juga bisa mempertimbangkan aspek perawatan saat untuk menentukan warna nat. Penggunaan nat berwarna gelap dapat menekankan pola dan memberikan daya tarik tersendiri. 

Nat gelap juga lebih tahan terhadap kotoran sehingga tidak perlu sering-sering dibersihkan.

Sementara itu, nat warna terang memperkuat kesan ruangan yang lebih luas. Namun, harus lebih sering Anda bersihkan.

Satu lagi tips terkait nat yaitu aplikasi garis nat sebaiknya setipis mungkin saat proses memasang keramik. 

Tujuannya adalah untuk meminimalisir pengaruh nat, sehingga tampilan keramik lantai lebih menonjol.

Baca juga: Tembok Lembab dan Berkeringat? Ini Cara Mengatasinya

Kesalahan Umum Saat Memilih Keramik Lantai Kamar Mandi

Berikut beberapa kesalahan umum yang perlu Anda hindari untuk mendapatkan keramik kamar mandi terbaik:

1. Mengabaikan Kualitas dan Durabilitas

Tidak sedikit yang menggunakan harga keramik lantai kamar mandi sebagai penentu pilihan keramik. 

Mempertimbangkan harga memang menjadi hal yang tidak terelakkan. Meskipun begitu, penting untuk mengutamakan kualitas keramik. 

Terlebih lagi, kamar mandi merupakan area dengan tingkat kelembaban tinggi sehingga perlu keramik dengan durabilitas yang memadai. 

Keramik untuk lantai kamar mandi sebaiknya juga memiliki permukaan anti air agar lebih tahan lama.

Keramik porselen termasuk salah satu opsi ideal untuk lantai kamar mandi. Hal ini karena porselen memiliki tingkat absorpsi air rendah sementara durabilitasnya tinggi.

Di sisi lain, batu alam kurang ideal untuk lantai kamar mandi sebab memiliki lebih banyak pori-pori yang menyerap air. 

Meskipun ada juga batu alam yang tingkat penyerapan airnya rendah dan dilapisi dengan sealer.

2. Mengabaikan Kompatibilitas Layout dan Ukuran Keramik

Kompatibilitas antara layout dengan ukuran keramik berperan krusial untuk menciptakan ruang kamar mandi yang fungsional dan menarik.

Penggunaan layout dengan aksen seperti diagonal atau herringbone lebih cocok untuk kamar mandi yang cukup luas. Penggunaan aksen mampu meningkatkan daya tarik visual dan keunikan mendalam.

Namun, penggunaan layout kompleks sebaiknya Anda hindari untuk kamar mandi kecil. Pasalnya, aksen rumit bisa menyebabkan ruangan terlihat semakin sempit.

Sebaliknya, pilih keramik ukuran sedang dengan layout horizontal sederhana agar terkesan lebih luas.

3. Melewatkan Fitur Anti Slip

keramik-lantai-kamar-mandi (3)

Fitur anti slip pada keramik sangat penting untuk menghasilkan lantai kamar mandi yang aman. Hal ini terutama wajib Anda perhatikan untuk lantai pada area yang sering tergenang air, seperti area shower.

Untuk menghindari risiko tergelincir akibat lantai licin, sebaiknya gunakan keramik dengan finishing bertekstur. 

Keramik dengan permukaan bertekstur dapat memberikan daya cengkram yang lebih baik, sehingga meminimalisir risiko tergelincir. Opsi lainnya yaitu keramik dengan finishing matte yang permukaannya sedikit kasar.

4. Mengabaikan Kesesuaian Skema Warna

Warna keramik berpengaruh signifikan terhadap kesan dan suasana ruangan kamar mandi secara umum. Pemilihan warna juga dapat menciptakan ilusi ruangan lebih luas atau sempit.

Skema warna terang bisa menghasilkan kesan ruang lebih luas, termasuk pada kamar mandi yang mendapatkan pencahayaan alami terbatas. 

Sementara itu, warna gelap menghadirkan kesan cozy dan modern. Namun, jika pencahayaan tidak diperhatikan, kamar mandi bisa terasa lebih sempit.

Maka dari itu, pemilihan skema warna keramik perlu Anda seimbangkan dengan pencahayaan ruang kamar mandi. 

5. Mengabaikan Aspek Perawatan Nat

Perawatan nat sering kali terlewatkan saat merencanakan pemasangan keramik kamar mandi. Padahal nat berperan cukup besar dalam menentukan kesan tampilan ruangan.

Secara umum, nat dengan warna gelap memerlukan perawatan yang lebih sedikit karena tidak cepat kotor.

Aplikasi nat bisa Anda lengkapi dengan menambahkan lapisan sealer. Tujuannya yaitu untuk memberikan perlindungan dari kelembaban, jamur, dan noda kotoran.

6. Tidak Memperhitungkan Biaya Pemasangan 

Termasuk juga kesalahan saat memilih keramik yaitu lupa memperhitungkan biaya pemasangan. Hal ini bisa berujung pada pengeluaran yang melebihi estimasi. Bahkan bisa jadi mengakibatkan pemasangan terhenti karena anggaran tidak mencukupi.

Maka dari itu, saat merencanakan pemasangan keramik Anda juga perlu menyediakan dana untuk jasa tukang.

Biaya jasa tukang bisa bervariasi untuk setiap lokasi dan penyedia jasa. Selain itu, faktor seperti pola keramik yang kompleks dan pemotongan yang sulit bisa membuat biaya tukang lebih tinggi.

Baca juga: Cara Menghitung Biaya Renovasi Rumah yang Pas Budget

Exhibition Industri Keramik Pertama Se-ASEAN

Masih bingung menentukan keramik lantai kamar mandi pilihan? Atau tertarik pakai keramik terbaru dan inovatif?

Keramika Indonesia menghadirkan exhibition keramik yang bakal menampilkan produk unggulan dari berbagai produsen keramik terbaik di Indonesia. Event ini juga akan menampilkan beragam tren desain dan material keramik inovatif.

Yuk, jangan lewatkan kesempatan dan segera dapatkan tiket Exhibition sekarang!. Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi IG Keramika Indonesia. Anda juga bisa follow LinkedIn KeramikaID untuk update kabar terbaru.

jenis keramik
Share this post